Pentingnya Komunikasi Efektif Dalam Organisasi

Pentingnya Komunikasi Efektif Dalam Organisasi

Didalam organisasi yang dikelolanya, enterpreneur menentukan struktur organisasi, yaitu pola formal tentang bagaimana orang dan pekerjaan dikelompokkan dalam suatu organisasi. Keberadaan struktur organisasi dapat mempengaruhi prilaku, motivasi, kinerja, kerja sama dan hubungan antar kelompok didalam organisasi. Diskriminasi berdasarkan gender masih terjadi pada seluruh aspek kehidupan, di seluruh dunia. Ini adalah fakta meskipun ada kemajuan yang cukup pesat dalam kesetaraan gender dewasa ini. Sifat dan tingkat diskriminasi sangat bervariasi di berbagai negara atau wilayah.

Pengembangan dan pengelolaan yang optimal terhadap kinerja organisasi merupakan suatu aset berharga dan harus dikembangkan. Tentunya setiap organisasi membutuhkan SDM yang cakap, terampil, dan memiliki kemampuan. Selain itu, organisasi juga membutuhkan orang yang mau giat bekerja dan memiliki motivasi untuk mencapai hasil kerja yang optimum. Salah satu bentuk manajemen modern adalah MBO yang memberikan otomisasi kerja tim, dan fleksibilitas operasi agar organisasi bisnis semakin efektif. Prinsip utama MBO adalah kejelasan tanggung jawab dan peran karyawan dalam organisasi sehingga mereka mengerti dengan jelas aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Dan keempat struktur organisasi tersebut semua dapat digunakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi suatu organisasi.

Pentingnya memberikan dirongan dan motivasi dari pemimpin diperkuat dengan adanya teori dari Mc Gregor yang mengindentifikasikan terdapat dua jenis kecenderungan dalam bekerja. Pada teori Y dikatakan bahwa pegawai telah memiliki motivasi intrinsik, sehingga walaupun tidak banyak treatmentkhusus semangat kerja pegawainya sudah tinggi. Sedangkan teori X dikatakan bahwa pegawai tidak terlalu memiliki motivasi intrinsik yang kuat, tetapi apabila didorong dengan motivasi ekstrinsik dan diberikan therapy khusus tentunya akan meningkatkan kinerja pegawai. Objektif memungkinkan manajemen di perusahaan anda memiliki prioritas untuk mengalokasikan sumber daya dan membuat keputusan.

Untuk menetapkan objektif, itu membutuhkan anda untuk mempertimbangkan aspek seperti kondisi pasar dan persaingan, kapabilitas, dan sumber daya perusahaan untuk menetapkan persentase di atas. Misalnya, target kenaikan penjualan sebesar 10% dan 5% bisa jadi tidak realistis jika resesi menghantam. Ini mengatur faktor-faktor produksi, mengumpulkan dan mengatur sumber daya, mengintegrasikan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan. Ini mengarahkan upaya kelompok menuju pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Dalam suatu manajemen, hasil yang diperoleh dari kegiatan menjadi aspek penting yang patut dipertimbangkan sejak dini.

Kita perlu ingat bahwa “Tujuan hidup bukanlah suatu alat untuk membuat kita bahagia. Namun, tujuan hidup adalah sesuatu yang bermanfaat, terhormat, berbelas kasih, dan menjadikan suatu perbedaan apakah kita hanya sekedar hidup atau telah menjalani kehidupan dengan sebaik mungkin”. Ketika menetapkan tujuan, kita menuliskan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyempurnakan visi kita. Agar tujuan yang ditetapkan efektif, seorang pemimpin perlu memahami karakteristik tujuan yang baik. Karakteristik ini tertuang dalam prinsip SMART (dijelaskan lebih rinci pada kolom Tips pada edisi kali ini–red). Namun ketika dalam pencapaiannya muncul masalah, dibuatlah serangkaian tindakan yang spesifik untuk menyelesaikan misi itu. [newline]Oleh karena itu, seorang pemimpin yang tidak memiliki tujuan sama seperti sebuah kapal yang tak bernakhoda.

Tim yang stable tentu akan memiliki visi dan misi yang sama untuk kesuksesan bisnis. Begitu juga di perusahaan, ada bagian pemasaran, ada bagian produksi, ada bagian pembukuan, dan sebagainya yang kesemuanya bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan itu, misalkan mendapatkan keuntungan finansial. Agar bermanfaat, data dan informasi tersebut dikelola guna menopang kebutuhan para manajer dalam mengendalikan perusahaannya.

Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”. Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan orang lainnya. Kendala utama dalam berkomunikasi adalah seringkali kita mempunyai persepsi yang berbeda terhadap objek yang sama.

Siswa dapat memahami alasan dari mengapa mereka mempelajari topik-topik tertentu dan melakukan segala kegiatan di kelas dengan jelas karena adanya tujuan pembelajaran yang selalu diingat atau dibaca oleh mereka setiap waktu di kelas. Dengan memahami tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, siswa pun pada akhirnya akan memahami ekspektasi yang harus mereka penuhi dalam runtutan pembelajaran yang telah diaplikasikan di kelas. Siswa pada akhirnya menyadari alasan mereka harus mempelajari topik-topik yang sedang dibahas dalam pertemuan-pertemuan terakhir di kelas. Lingkungan, fungsi lingkungan ini dapat dibedakan menjadi dua yaitu lingkungan inner dan eksternal organisasi yang mempengaruhi keputusan yang diambil di dalamnya. Keadaan saling bergantung, konsep keempat merupakan sifat organisasi sebagai sistem yang terbuka.

Pentingnya suatu tujuan

Sebuah dukungan dan rasa saling memiliki dalam sebuah lingkungan kerja dapat berkontribusi untuk meningkatkan kepuasan dalam bekerja. Setiap anggota tim akan saling membantu, mengandalkan satu sama lain, dan membangun kepercayaan di dalam kelompok tersebut. Pada masa-masa sulit, dukungan menjadi salah satu hal krusial untuk mendapatkan kesuksesan suatu proyek.

Manajemen adalah proses bekerja sama antara individu dan kelompok serta sumber daya lainnya dalam mencapai tujuan, organisasi adalah sebagai aktivitas manajemen. Sebagai salah satu elemen utama yang ada pada sebuah perusahan, sumber daya manusia memerlukan sistem manajemen yang baik agar kinerja perusahaan dapat berjalan dengan optimum. Dengan memiliki manajemen SDM yang terorganisir, upaya perusahaan dalam mencapai goal organisasi akan menjadi lebih mudah untuk bisa dicapai.

Comments are closed.