Sebuah Catatan Hikmah Ramadhan

Sebuah Catatan Hikmah Ramadhan

Kondisi ini memang bukan perkara yang mudah, upaya pencegahan dari penularan Covid-19 ini perlu diwaspadai karena sangat membahayakan kehidupan banyak orang. Dengan adanya keterbatasan tersebut, setidaknya kita mampu memetik hikmah sebanyak-banyaknya dari kejadian tersebut. Iduladha tahun ini dan tahun kemarin memang memiliki cerita yang sangat unik. Tahun ini kita kembali memiliki tantangan yang berat namun kita bisa mengambil hikmah yang besar.

Nah, demikianlah beberapa hikmah yang dapat diambil dari adanya wabah Covid 19 ini. Tentunya masih banyak sekali hikmah-hikmah yang terkandung didalamnya. Akhirul kalam, semoga kita bisa menerapkan dan sadar akan pentingnya mengambil hikmah dari musibah yang sedang menimpa kita semua. Yang biasanya mempunyai kesibukan masing-masing kini setelah ada kebijakan dari pemerintah untuk belajar serta bekerja dirumah maka waktu dengan keluarga semakin banyak.

Sebuah hal yang bisa kita ambil hikmahnya

Di masa pandemi saat ini, kita menyaksikan, bagaimana orang yang tampak ‘sehat’ bisa kehilangan nyawa akibat kehadiran virus yang tak kasat mata. Betapa pentingnya kondisi tubuh yang prima untuk bisa melawan ganasnya virus yang mengancam nyawa. Setelah pendidik mampu menguasai berbagai sarana pembelajaran on-line, maka akan tercipta pemikiran mengenai metode dan model pembelajaran lebih bervariasi yang belum pernah dilakukan oleh pendidik. Misalnya, guru membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran.

Oleh sebab itu kita harus menjauhi makanan dan minuman haram serta senantiasa mengkonsumsi makanan halal agar terhindar dari perbuatan dosa lainnya. Hikmah kedua yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi makanan dan minuman halal yakni senantiasa dilindungi Allah Swt. Makanan dan minuman yang halal, tidak akan mendapatkan dosa jika kita mengkonsumsinya.

Perlu digarisbawahi bahwa semua hal tersebut bisa dilakukan oleh siapa pun dan tidak memerlukan biaya yang mahal. Olahraga, bisa dijalankan dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, berkebun dan memperbanyak jalan kaki. Demikian pula dengan asupan makanan yang mengandung gizi seimbang. Bahkan untuk keluarga-keluarga yang tinggal di lahan sempit, ada banyak cara atau teknik bercocok tanam yang bisa dilakukan untuk meyiasati keterbatasan lahan. Selama hampir enam bulan terakhir, kita dihadapkan pada keadaan dan perubahan-perubahan yang mau tidak mau harus kita jalani.

Indonesia sebagai negara hukum dalam perspektif Pancasila mensyaratkan kesediaan segenap komponen bangsa untuk memupuk budaya musyawarah. Lintasan sejarah kehidupan manusia telah memberikan bukti -bukti empiris bahwa elalui musyawarah, suatu bangsa dapat meraih apapun yang dipandang terbaik bagi bangsanya. Negara hukum Indonesia merupakan perpaduan three unsur yaitu Pancasila, hukum nasional dan tujuan Negara dimaksudkan sebagai pedoman dan dasar untuk menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebijakan di bidang pendidikan pun diambil guna mencegah penyebaran dan penularan virus Corona. Yaitu dengan diterbitkannya surat edaran tentang Belajar di Rumah. Di mana siswa mengerjakan tugas-tugas pembelajaran dari guru di rumah masing-masing secara online.

Comments are closed.